KH Nasrullah Djamaludin dan Ahmad Syukri
Pimpin PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara 2026-2031
KH Nasrullah Djamaludin dan Ahmad Syukri resmi ditetapkan sebagai Rais Syuriyah dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PWNU) Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara masa khidmah 2026-2031. Penetapan keduanya menjadi penanda berakhirnya kepengurusan karateker yang sebelumnya dibentuk untuk mempersiapkan proses konsolidasi dan pemilihan kepengurusan definitif PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Keduanya resmi memimpin PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Konferensi Cabang (Konfercab) XI yang
berlangsung di Pondok Pesantren Al-Hamid,
Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara,
pada Ahad (14/06/2026). Penetapan Kiai
Nasrullah sebagai Rais dilakukan secara
musyawarah melalui mekanisme Ahlul Halli Wal
Aqdi (AHWA). Sedangkan penetapan Ahmad Syukri
sebagai letua dilakukan secara aklamasi
setelah memperoleh dukungan dari peserta
konfercab yang hadir. Proses pemilihan
berlangsung dalam suasana yang dinilai
berjalan tertib dan penuh kebersamaan.
Ketua PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara terpilih, Ahmad Syukri menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia juga menyinggung dinamika yang sempat terjadi pada rangkaian konfercab sebelumnya, namun menegaskan bahwa pelaksanaan konfercab kali ini berjalan damai. “Alhamdulillaah konferensi cabang NU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara berjalan lancar dan dalam suasana yang penuh kekeluargaan, serta riang gembira,” ucapnya.
Syukri juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas upaya penyelesaian berbagai persoalan yang sempat muncul di lingkungan PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. “Terima kasih kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, yang telah memberikan jalan keluar yang baik untuk penyelesaian masalah yang ada di Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kepengurusan PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara ke depan dapat berjalan dengan lebih baik, solid, dan mengedepankan semangat kebersamaan. Menurutnya, suasana yang damai dan penuh kegembiraan menjadi hal yang dirindukan dalam dinamika organisasi.
“Berjalannya kegiatan ini tidak tegang, melihat para peserta dapat tertawa dan riang gembira. Ini yang sudah lama kita dambakan. Mudah-mudahan corak dan warna inilah yang mewarnai pengurusan (PWNU) kita di 5 tahun mendatang,” katanya.
Syukri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Konfercab XI, termasuk PBNU, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara serta panitia karteker.
Ia juga mengapresiasi kepengurusan PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara periode sebelumnya. “Bahwa
kami mengucapkan banyak terima kasih kepada
kepengurusan PWNU Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara di bawah
kepemimpinan sebelumnya, kami akan mengambil
yang baik dan meninggalkan yang buruk,”
tandasnya. (kutip ;
nu-online-Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara
)